Riset Milenial Selama Perkembangan Teknologi

riset milenial

Di era yang modern ini teknologi menjadi kebutuhan utama masyarakat. Perkembanganya yang tiap hari semakin pesat membuat masyarakat juga dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan yang ada. Tak ayal banyak yang tertinggal dan biasanya disebut dengan gaptek atau gagap teknologi. Gaptek ini biasanya didominasi oleh orang yang sudah lanjut usia.

Kaspersky Lab merilis riset yang menemukan bahwa 25 persen anak muda atau milenial lebih memilih untuk menghindar ketika anggota keluarga yang lebih tua yang ‘gaptek’ dan butuh bantuan terkait teknologi.

Meskipun 25 persen millenial enggan memberikan pemahaman mereka terkait teknologi kepada generasi yang lebih tua, namun lebih banyak anak muda yang masih mau membantu orang-orang tua untuk memahami teknologi. Sebanyak, 55 persen milenial merasa berkewajiban untuk memberikan dukungan teknis kepada kerabat mereka.

Hasil riset juga menunjukkan bahwa mereka yang lebih tua mengakui mereka akan menelepon anak-anak mereka atau anggota keluarga yang lebih muda jika mereka tertarik untuk mencoba suatu teknologi baru. Pasalnya, 52 persen orang yang berusia 55 tahun ke atas mengaku mereka tidak memiliki pengetahuan tentang teknologi.

Sebagian dari mereka juga mengakui kalau anggota keluarga mereka yang lebih muda enggan untuk membantu, seperti diakui oleh 18 persen responden.

“Tidak semua orang tumbuh dengan teknologi. Oleh karena itu generasi yang lebih tua merasa tidak nyaman menggunakannya layaknya milenial yang ahli dalam teknologi”. Tulis Chief Business Officer Kaspersky, Alexander Moiseev dikutip dari rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (13/6).

“Tetapi kami ingin semua orang menikmati peluang yang dapat dan mampu dilakukan oleh teknologi dalam kehidupan. Pengetahuan yang tepat akan memungkinkan pengguna dari segala usia untuk dapat melakukan aktivitas online mereka dengan percaya diri.”

Hasil Riset Milenial Lainya

Demi mendapatkan informasi terkait penggunaan teknologi ini, 15 persen responden bahkan ‘menyuap’ anggota keluarga yang lebih muda.

Kaspersky juga mencatat bahwa ketergantungan yang berlebihan pada kaum milenial yang dianggap sebagai ladang informasi soal teknologi dapat memengaruhi hubungan keluarga, hingga kebiasaan mereka dalam memberikan hadiah.

Data menunjukkan sebesar 30 persen milenial mengurungkan keinginan untuk memberikan hadiah berupa perangkat teknologi kepada anggota keluarga yang lebih tua. Sebab, mereka telah mengetahui akan terus dimintai bantuan untuk menjelaskan fungsi dari tiap fitur yang ada di perangkat teknologi.

Kendati demikian, 69 persen milenial mengaku khawatir orang tua mereka dapat menjadi korban penipuan akibat kurang memahami teknologi.

“Mereka yang berada di paruh kedua kehidupan menemukan perubahan yang luar biasa. Seringkali takut ditipu, diekspos atau ketakutan akan menjadi target dari perubahan luar biasa tersebut. Seringkali millenial lah yang terpaksa datang untuk menyelamatkan,” jelas psikoterapis Kathleen Saxton seperti dikutip Kaspersky.

Penelitian ini dilakukan Kaspersky Lab lewat survei secara online terhadap 11 ribu konsumen dari 13 negara. Negara yang dimasukkan dalam survei ini ada di Eropa dan Amerika Utara. Responden yang diambil berusia 17 tahun ke atas dengan kuota tertentu di tiap negara.

Dengan tingginya angka gaptek dan masih adanya milenial yang enggan untuk membantu mempelajari teknologi tentunya dibutuhkan aplikasi yang mudah untuk digunakan. Aplikasi ini seperti aplikasi yang membantu kebutuhan sehari-hari sampai aplikasi pembayaran tagihan online. Dari itu Deliv menghadirkan salah satu aplikasi PPOB unggulan yakni Kios Deliv. Dengan menggunakan Kios Deliv pembayaran kebutuhan sehari-hari semakin mudah dan aman. Fitur yang dihadirkan Kios Deliv juga beragam mulai dari cek tagihan listrik , pembayaran PLN, pembayaran PDAM hingga Pulsa dan voucher Game.

Untuk dapat menikmati layanan dari Deliv, Aplikasi dapat diunduh pada link di bawah ini :

Deliv
playstore

Kios Deliv

playstore

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *