Jaringan 5G Kapan Hadir di Indonesia?

Jaringan 5G

Jaringan 5G saat ini menjadi jaringan internet yang tercepat. Merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya yakni 4G, 5G hadir untuk kecepatan dan kestabilan berinternet yang lebih baik.

Tentunya hal tersebut sangat dinantikan untuk hadir di indonesia namun sampai saat ini masih belum tersedia.

Kabar baik disampaikan oleh Telkomsel yang telah mengklarifikasi kerja sama dengan Ericsson untuk pengadaan jaringan 5G di Indonesia. Media relation manager Telkomsel Singue Kilatmaka mengatakan kerja sama tersebut baru menguji coba penggunaan perangkat 5G Ericsson.

Ia menekankan hingga saat ini Telkomsel belum menentukan mitra vendor untuk membangun infrastruktur 5G.

“Kalau dengan Ericsson kemarin itu lebih ke arah bahwa kita uji coba 5G yang mereka punya. Tapi belum ada kesepakatan kita akan gunakan teknologi itu untuk kedepannya. Jadi Ericsson punya barang, ya kita coba alat 5G, tapi belum tentu nanti akan dipakai,” ujar Singue usai konferensi pers di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

Singue menjelaskan Telkomsel saat ini masih membuka lebar kemitraan dengan seluruh vendor penyedia teknologi 5G. Telkomsel sebelumnya telah menguji coba 5G saat Asian Games 2018 lalu dengan menggunakan perangkat Huawei.

“Kalau di Gelora Bung Karno, saat uji coba 5G kita pakai Huawei. Huawei juga sifatnya belum penjajakan,” imbuhnya.

Sementara untuk infrastruktur jaringan lainya dari 2G hingga 4G, Telkomsel menjalin kerja sama dengan banyak vendor mulai dari Nokia, ZTE, Ericsson, dan Huawei.

“Budaya kami itu tidak pernah kerja sama hanya dengan satu vendor untuk jaga quality of service. Jadi biar kalau satu (jaringan) mati tidak semuanya mati. Itu yang kami takutkan,” ujarnya.

Peran Pemerintah untuk Hadirkan Jaringan 5G

Singue mengatakan pihaknya juga belum bisa menunjuk mitra 5G karena pemerintah belum menerapkan regulasi standarisasi untuk menentukan spesifikasi perangkat dan alokasi spektrum 5G.

Pemerintah harus menyediakan sejumlah 80-100 MHz spektrum secara kontinyu bagi setiap operator di band utama (seperti 3,5 GHz), dan sekitar 1 GHz bagi setiap operator di band millimeter wave (seperti spectrum diatas 24 GHz).

“Jangan sampai kalau kita sudah tentukan sekarang teknologinya, nanti tiba-tiba pemerintah memiliki spesifikasi (standardisasi) sendiri dan tidak sesuai dengan yang sudah kita tentukan. Ini juga bahaya,” ungkapnya.

Sebelumnya Ericsson telah menjalin kerja sama dengan Telkomsel untuk membangun infrastruktur jaringan 5G di Indonesia. Lewat laman resmi Ericsson, Telkomsel diketahui menggunakan teknologi jaringan inti NFV infrastructure (MFVI) milik Ericsson untuk meningkatkan jaringan inti utama.

Kehadiran 5G di Indonesia akan lebih memudahkan masyarakat. Sama seperti kehadiran Kios Deliv. Menjadi aplikasi unggulan dari Deliv, Kios Deliv siap memberikan pelayanan terbaiknya. Menjadi salah satu PPOB terbaik di Indonesia Kios Deliv juga memberikan berbagai fitur yang dapat digunakan. Mulai dari cek tagihan listrik , pembayaran PLN, pembayaran PDAM, pembayaran Indihome dan masih banyak lagi lainnya.

Untuk dapat menikmati layanan dari Deliv, Aplikasi dapat diunduh pada link di bawah ini :

Deliv
playstore

Kios Deliv

playstore

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *