Industri 4.0 Semakin Berkembang, Kemenperin Dorong Sektor Mamin

industri 4.0

Semakin berkembangnya teknologi dan semakin canggih handphone atau gadget dengan spesifikasi tinggi adalah hal yang wajar. Bahkan perusahaan maupun swalayan mewajibkan setiap karyawannya untuk memiliki smartphone yang up to date agar komunikasi lancar dan tidak ada salah paham antar karyawan dan atasan. Sektor Industri pun mulai menerapkan teknologi industri 4.0 mulai dari tahap desain produk hingga distribusi. Hal itu dilakukan untuk mendorong daya saing dan produktivitas industri.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), revolusi industri keempat ini menandai serangkaian pergolakan sosial, politik, budaya, dan ekonomi. Ini akan berlangsung selama abad ke-21, membangun pada ketersediaan luas teknologi digital yang merupakan hasil dari revolusi industri ketiga. Pada industri keempat ini sebagian besar didorong oleh konvergensi inovasi digital, biologis dan fisik.

Revolusi industri keempat ini akan melibatkan perubahan sistemik di banyak sektor dan aspek kehidupan manusia. Dampak lintas dari sektor teknologi yang muncul lebih penting daripada kemampuan yang mereka wakili. Dikutip dari Forbes, jika industri 4.0 ini mengoptimalkan komputerisasi industri 3.0. Ketika komputer diperkenalkan di industri 3.0, maka itu menganggu penambahan teknologi yang sama baru. Sekarang dan ke masa depan ketika industri 4.0 dibuka, maka komputer terhubung dan berkomunikasi satu sama yang lain.

Kemenperin Dorong Teknologi 4.0 pada Industri Mamin

Menurut kementerian Perindustrian (Kemenperin), Upaya tersebut diproyeksikan akan mampu meningkatkan produktivitas serta efisiensi sektor industri mamin antara 10 hingga 15 persen. Implementasi industri 4.0 pada sektor manufaktur dapat menghemat biaya operasional.

Teknologi 4.0 dapat membantu industri dalam mengestimasi kapan yang tepat untuk memperbaiki dan menghidupkan kembali peralatan produksi. Selain itu, teknologi industri 4.0 juga berperan penting untuk meningkatkan utilisasi pabrik pada sektor makanan dan minuman pada kondisi pandemi covid-19.

Ketika pabrik belum dapat sepenuhnya beroperasi secara normal, teknologi pada sektor makanan dan minuman meningkatkan utilisasi 20-25 persen. Pemerintah telah memberitahukan percepatan teknologi melalui implementasi peta jalan Makin Indonesia 4.0, dengan industri mamin sebagai salah satu sektor prioritas yang dipacu pemngembangannya. 

Dikutip dari CNN Indonesia, penggunaan teknologi di sektor makanan dan minuman sudah cukup baik. Untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap kegiatan operasionalnya dan sudah cukup baik.

Industri mamin merupakan salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional. Sektor ini juga banyak melibatkan industri kecil dan menengah yang menjadi penopang perekonomian.

Dengan penerapan teknologi 4.0, Rochim berharap pertumbuhan dan kontribusi industri mamin terhadap perekonomian dapat meningkat. Merujuk pada peta jalan Making Indonesia 4.0, industri mamin ditargetkan mampu unggul di wilayah Asia Tenggara.

Berdasarkan catatan Kemenperin, pada kuartal I 2020, sektor industri mamin memberikan kontribusi sebesar 36,4 persen terhadap PDB manufaktur. Pada periode yang sama, pertumbuhan sektor industri ini mencapai 3,9 persen atau lebih tinggi dari laju ekonomi, 2,97 persen.

Sepanjang semester I 2020, industri mamin memberikan devisa yang paling besar melalui capaian nilai ekspornya hingga US$13,73 miliar.

Kios Deliv Siap Hadapi Industri 4.0

Industri makanan dan minuman memang menjadi ujung tombak utama pada industri 4.0. Karena hal tersebut juga lah saat ini sudah muncul berbagai aplikasi pembayaran online yang mengedepankan sektor mamin dalam pengoprasianya. Salah satu yang juga melakukan hal tersebut adalah Deliv. Melalui aplikasi unggulan pembayaran tagihan online yakni Kios Deliv, transaksi pembelian makanan minuman dan juga produk lainya dapat dilakukan dengan menggunakan fitur Deliv Kasir.

Pada fitur tersebut, pembeli dan pedagang dapat melakukan transaksi. transaksi yang dapat dilakukan meliputi berbagai cara, salah satunya menggunakan fitur Deliv lainya yakni DePayment. Selain itu pada Kios Deliv juga dapat melakukan cek tagihan listrik, pembayaran tagihan pln, pembayaran tagihan pdam, pembayaran tagihan indihome dan masih banyak lagi fitur lainya. Dengan berbagai macam fitur yang sudah disediakan, dapat dibilang Deliv sudah mampu memenuhi tuntutan pasar dalam sektor mamin dan sektor lainya dengan memberikan pelayanan terbaik.

Untuk dapat menikmati layanan dari Deliv, Aplikasi dapat diunduh pada link di bawah ini :

Deliv
playstore

Kios Deliv
playstore

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *