Android 11 Usung Nama Red Velvet Cake

android 11

Android telah menjadi sistem operasi yang paling populer di kalangan masyarakat. Android merupakan salah satu sistem operasi atau operating system berbasis mobile rancangan dari perusahaan ternama Google. Tak heran jika android saat ini menguasai pasar baik di dunia maupun di Indonesia.

Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2007 lalu, kini sistem operasional android sudah menginjak versi ke 10-nya yang diperkenalkan pada tahun 2019 lalu. Nama versi kali ini berbeda dengan sebelumnya yang biasa menggunakan nama-nama makanan penutup, seperti kitkat, lollipop, marshmallow dll. Kedepan sistem operasi ini hanya akan mengeluarkan nama versi berdasarkan urutan angka, yakni versi android 10, 11, 12 dan seterusnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan karena penamaan yang unik tersebut dapat menarik perhatian masyarakat dan juga media. Untuk sekedar mengira-ngira apa nama versi selanjutnya dari android yang akan dirilis nantinya.

Keputusan mengganti nama Android tidak lepas dari umpan balik para pengguna. Menurut VP of Product Management Android Sameer Samat, pemakaian nama dessert ternyata tidak selalu dimengerti masyarakat global.

Dia mencontohkan, di beberapa bahasa, pengucapan L dan R yang tidak jauh berbeda ternyata menciptakan efek tersendiri untuk Android.

Samat menuturkan, tidak jarang saat nama Android Lollipop diucapkan, masih ada orang yang tidak mengetahuinya sebagai penerus KitKat.

“Lebih sulit bagi pengguna Android baru, yang tidak mengetahui pola penamaan ini. Jadi, mereka sulit mengetahui apakah smartphone-nya menjalankan versi terbaru,” tulis Samat.

Sejumlah itu, beberapa makanan yang digunakan untuk nama Android ternyata tidak familiar bagi sejumlah orang.

Sebagai contoh, pie tidak termasuk dessert di sejumlah wilayah dan marshmallow tidak terlalu populer di banyak tempat di dunia.

“Sebagai sistem operasi global, penting untuk memakai nama yang jelas dan dipahami oleh semua orang. Jadi, untuk rilis Android selanjutnya, Android akan dipanggil sebagai Android 10,” tulis Samat.

Nama Dessert Masih Digunakan

Namun rupanya hal tersebut berbeda dengan yang terjadi pada internal perusahaan yang masih menggunakan nama hidangan penutup untuk penamaanya. Informasi ini diketahui dari wawancara VP of Engineering Android Dave Burke. Dalam wawancara bersama Droid Life, dia mengungkap bahwa tim internal Google masih memiliki kode nama untuk Android 11. 

Adapun seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (24/7/2020), nama internal untuk Android 11 adalah Red Velvet Cake. Meski sebatas penamaan internal, pola yang digunakan masih digunakan masih mengikuti tradisi Android selama ini.

Tahun lalu, VP Product Management Android Sameer Samat memang mengatakan penamaan Android berdasarkan dessert dan disusun secara alfabet memang masih digunakan oleh tim internal perusahaan.

Sehingga pada android 10 memiliki nama Android Q yang mungkin tidak banyak diketahui. Dalam wawancaranya, Burke mengatakan Android Q atau Android 10 memiliki nama internal Quince Tart.

Seperti diketahui, Android 10 seharusnya akan disebut sebagai Android Q, mengikuti kebiasaan. Karenanya, Android 11 dapat disebut pula Android R atau yang kini diungkap sebagai Red Velvet Cake.

Tanggal Rilir Android 11 Bocor?

Untuk tanggal rilis dari Android 11 sendiri dikutip dari kompas.com Google tanpa sengaja membocorkan tanggal peluncuran Android 11. Sistem operasi terbaru ini kemungkinan akan dirilis pada 8 September 2020 mendatang.

tanggal rilis bocor

Kabar tersebut bocor dalam sebuah presentasi yang ditampilkan oleh Product Management Director Google Smart Home, Michael Turner, melalui kanal YouTube Google. Slide presentasi itu menampilkan informasi dengan judul “Checklist for September 8th Android 11 launch”. Video tersebut juga menampilkan narasi Turner yang mengatakan “kami akan meluncurkannya pada 8 September nanti”. Namun, video itu kini sudah dihapus oleh Google.

Tanggal peluncuran tersebut memang bisa dibilang masuk akal. Pasalnya, tahun lalu sistem operasi Android 10 juga diluncurkan pada bulan yang sama yaitu tepatnya di tanggal 3 September 2019.

Sistem operasi sangat dibutuhkan untuk dapat menjalankan berbagai aplikasi yang disediakan. Mengingat pentingnya sistem operasi maka sangat penting dalam memilih sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan menggunakan sistem operasi android pada smartphone kita dapat menikmati layaran terbaik dari Deliv dan juga aplikasi pembayaran online dari Deliv, Kios Deliv.

Yaitu Kios Deliv untuk melakukan berbagai macam transaksi pembayaran online. Adapun berbagai pembayaran tagihan online seperti cek tagihan listrik, pembayaran tagihan listrik, pdam, indihome dan masih banyak fitur lainya.

Untuk dapat menikmati layanan dari Deliv, Aplikasi dapat diunduh pada link di bawah ini :

Deliv
playstore

Kios Deliv
playstore

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *